images

Program “English Club” Dorong Minat Belajar Bahasa Inggris Anak Desa Bonto Jai

Desa Bonto Jai — Mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin telah melaksanakan program kerja “English Club” sebagai upaya meningkatkan minat dan kemampuan dasar Bahasa Inggris pada anak-anak Desa Bonto Jai, Kecamatan Bisappu, Kabupaten Bantaeng.

Program ini diinisiasi oleh Arsa Aldani Saptarina, mahasiswa Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin, dan dilaksanakan selama delapan pertemuan.
English Club mengusung konsep “English is Fun”.

Aanak-anak diajak belajar Bahasa Inggris melalui permainan edukatif, latihan sederhana, dan interaksi langsung. Materi dalam program English Club disampaikan secara bertahap selama delapan pertemuan dimulai dari 9 Januari 2026 hingga 21 Januari 2026, meliputi greetings dan self introduction, pengenalan huruf dan angka, kosakata benda di sekitar, colours dan shapes, parts of body, fruits, animals, professions, days and months, kata kerja dasar, serta daily activities.

Program ini mendapat dukungan positif dari masyarakat desa. Dalam kegiatan seminar program kerja pada tanggal 3 Januari 2026, salah satu warga Desa Bonto Jai menyampaikan persetujuannya terhadap pelaksanaan English Club, khususnya karena kegiatan ini memberikan dampak positif bagi anak-anak.


“Saya sangat setuju dengan adanya program English Club ini, apalagi anak-anak terlihat senang jika diajar oleh kakak-kakak KKN. Kegiatan seperti ini sangat membantu dan bermanfaat,” ujar salah satu warga Desa Bonto Jai saat seminar program kerja.


Pada tahap perencanaan, program English Club diperkirakan diikuti oleh sekitar 15–20 anak. Dalam pelaksanaannya, antusiasme anak-anak dan masyarakat cukup tinggi sehingga jumlah pendaftar mencapai 40 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 peserta mengikuti evaluasi akhir secara aktif.


Selama proses pembelajaran, antusiasme anak-anak terlihat dari keaktifan mereka mengikuti kegiatan, keberanian untuk mencoba berbicara dalam Bahasa Inggris, serta kesungguhan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Pada pertemuan ke-8, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi akhir sebagai bentuk pengukuran capaian pembelajaran peserta. Penilaian dilakukan berdasarkan hasil ujian, catatan pembelajaran, tugas, serta kehadiran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan.


Menariknya, setelah pelaksanaan evaluasi, para peserta kembali datang ke posko KKN untuk melihat dan mengambil hasil ujian serta buku catatan mereka yang telah diperiksa oleh mahasiswa KKN, lengkap dengan catatan-catatan kecil yang diselipkan pada lembar ujian dan buku catatan.

Kegiatan ini dimanfaatkan anak-anak untuk mempelajari kembali materi yang telah diajarkan, memperbaiki kesalahan, serta memperdalam pemahaman Bahasa Inggris secara mandiri.

Sebagai penutup, rangkaian kegiatan English Club diakhiri dengan sesi refreshing melalui kegiatan menonton film bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana santai, mempererat kebersamaan, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan hingga akhir program.Kesan positif juga disampaikan langsung oleh peserta English Club. Salah satu anak mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini.

“Terima kasih kakak-kakak sudah mengajar Bahasa Inggris. Sekarang saya jadi tahu Bahasa Inggris,” ujar salah satu peserta dengan penuh antusias.

Program English Club ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang bertujuan menjamin pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendukung kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.


Melalui program English Club ini, diharapkan anak-anak Desa Bonto Jai memiliki dasar Bahasa Inggris yang lebih baik serta tumbuh rasa percaya diri dan minat belajar di masa depan. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa.

 

Penulis: Arsa Aldani Saptarina