images

Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Unhas Dorong Peningkatan Wisata Bahari Desa Bonto Jai

Bantaeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bertajuk “Peningkatan Wisata Bahari di Desa Bontojai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng” sebagai upaya mendukung pengembangan potensi wisata pesisir berbasis kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Program ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan fokus pada optimalisasi potensi wisata bahari yang dimiliki Desa Bontojai. Secara geografis, desa ini berada di wilayah pesisir dengan sumber daya laut yang melimpah, aktivitas nelayan yang khas, serta panorama pantai yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Unhas melakukan serangkaian kegiatan, mulai dari observasi lapangan untuk memetakan potensi wisata bahari, wawancara dengan nelayan setempat, hingga pendampingan kepada masyarakat pesisir. Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem laut sebagai bagian dari pengembangan wisata berkelanjutan.

“Pengembangan wisata bahari tidak bisa dilepaskan dari peran masyarakat pesisir itu sendiri. Karena itu, kami lebih menekankan pada edukasi dan pendampingan agar masyarakat dapat terlibat secara aktif,” ujar Lili  salah satu mahasiswa KKN-T Unhas.

Selain itu, mahasiswa turut mendorong pemanfaatan aktivitas nelayan sebagai atraksi wisata edukatif yang dapat memperkenalkan kehidupan pesisir kepada wisatawan. Menurut mahasiswa KKN-T, aktivitas melaut dan pengolahan hasil tangkapan nelayan memiliki nilai edukasi sekaligus daya tarik tersendiri.

“Kehidupan nelayan di Desa Bontojai memiliki potensi besar untuk dijadikan wisata edukasi yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.


“Melalui program ini, kami berharap masyarakat Desa Bontojai dapat melihat wisata bahari sebagai peluang ekonomi yang dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program kerja ini mendapat respons positif dari masyarakat dan Pemerintah Desa Bontojai. Salah satu perangkat desa menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa selama pelaksanaan KKN-T.

“Kehadiran mahasiswa KKN-T Unhas memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam melihat potensi wisata bahari yang selama ini belum tergarap secara maksimal,” ungkapnya.

Melalui program Peningkatan Wisata Bahari di Desa Bontojai, mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Bantaeng.

Penulis: Nurli Fikriani