images

Mahasiswa KKN-T 116 UNHAS Identifikasi Risiko Budidaya Rumput Laut di Desa Bonto Jai

Bantaeng, 14 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Pemetaan Risiko dan Rekomendasi Mitigasi Budidaya Rumput Laut” di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Program ini bertujuan untuk mengetahui berbagai risiko yang dihadapi pembudidaya rumput laut serta menyusun rekomendasi mitigasi berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Pengumpulan informasi dilakukan secara langsung melalui penyebaran kuesioner dan wawancara dengan pembudidaya rumput laut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga dusun, yaitu Dusun Tino Toa, Dusun Pati, dan Dusun Mattoanging. Para pembudidaya menjadi sumber informasi utama untuk memberikan gambaran mengenai berbagai kondisi dan kendala yang mereka hadapi selama menjalankan kegiatan budidaya.

Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk melihat risiko berdasarkan tingkat kemungkinan terjadinya dan dampaknya terhadap kegiatan budidaya. Hasil analisis tersebut selanjutnya digunakan untuk membuat pemetaan risiko dan menyusun rekomendasi mitigasi yang sesuai dengan kondisi budidaya rumput laut di Desa Bonto Jai.

Sebagai bentuk penyampaian hasil program kerja, pada 14 Agustus 2026 mahasiswa KKN-T menyerahkan infografis hasil pemetaan risiko kepada Pemerintah Desa Bonto Jai. Selain itu, hasil pembahasan program kerja juga dimuat dalam modul gabungan program kerja KKN-T yang memuat informasi dan hasil dari berbagai program yang telah dilaksanakan selama kegiatan KKN-T.

Penyerahan hasil tersebut diharapkan dapat menjadi bahan informasi dan pertimbangan bagi Pemerintah Desa Bonto Jai dalam melihat risiko budidaya rumput laut serta mempertimbangkan rekomendasi mitigasi yang telah disusun sesuai dengan kondisi masyarakat. Infografis juga diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi mengenai risiko budidaya secara lebih sederhana dan mudah dipahami.

Program ini turut mendukung SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui upaya menjaga keberlanjutan sumber pendapatan masyarakat, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kegiatan ekonomi pembudidaya rumput laut, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui keterlibatan mahasiswa, pembudidaya, dan pemerintah desa dalam proses pengumpulan informasi hingga penyampaian hasil.

Melalui kegiatan ini, hasil pemetaan dan rekomendasi diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dalam mendukung keberlanjutan usaha budidaya rumput laut di Desa Bonto Jai. Di sisi lain, pembudidaya juga diharapkan dapat lebih mengenali risiko yang dihadapi dan terdorong untuk melakukan upaya sederhana dalam mengurangi dampak risiko tersebut.